LAMPUNG TENGAH – Dalam rangka memperkuat mitigasi bencana lingkungan dan membina ketahanan teritorial sejak dini, Tim Satgas Karhutla Mabes TNI bersama Kodim 0411/KM menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bagi ratusan pelajar di SMA Negeri 1 Terusan Nunyai, Jalan Lintas Timur KM 84, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (01/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti secara antusias oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari para siswa-siswi, dewan guru, dan pengurus sekolah.
Rombongan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang hadir dipimpin oleh Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. (Pamen Denmabesad), Kolonel Lek I Gusti Putu Widiyantara, Kolonel Tek Imam Nugroho, Letkol Laut (T) Marno, Letkol Laut (KH) Harida, serta Mayor Cpm Zaenal Makruf (Irdavermat Itutben Itpuspomad) dan Mayor Inf Bagus Setiawan.
Kehadiran Satgas Mabes TNI didampingi langsung oleh Pasi Inteldim 0411/KM Kapten Inf Zaenuri mewakili Komandan Kodim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Terusan Nunyai Dra. Ratna Wati, M.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Paulina, S.Pd., serta jajaran dewan guru.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pengumandangan Lagu Bangsa Indonesia Raya, pengumandangan Mars SMAN 1 Terusan Nunyai, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan, pemaparan materi edukasi Karhutla, sesi tanya jawab interaktif, doa bersama, dan foto bersama.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla merupakan bagian dari amanat Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI untuk membantu pemerintah daerah menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian ekosistem.
“Karhutla bukan sekadar masalah pohon yang terbakar. Dampaknya sangat masif—merusak ekosistem, memicu kabut asap yang merusak kesehatan paru-paru, menghentikan aktivitas belajar-mengajar di sekolah, hingga melumpuhkan perekonomian,” tegas Kolonel Inf Andi Kusworo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan alasan strategis TNI menyasar kalangan pelajar dalam program penyuluhan ini.
“Mengapa TNI memilih hadir di sekolah-sekolah? Karena adik-adik sekalian adalah agen perubahan. Lewat sosialisasi ini, kami ingin menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Kami berharap kalian bisa menjadi mata dan telinga kami di lapangan. Minimal ingatkan keluarga dan tetangga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan tidak membakar sampah tanpa pengawasan di lahan kering,” lanjutnya.
Kolonel Inf Andi Kusworo juga mengimbau para siswa untuk tidak ragu melaporkan potensi bahaya kebakaran kepada pihak berwajib.
“Jika adik-adik melihat ada kepulan asap atau titik api di sekitar hutan atau lahan, segera laporkan kepada guru, orang tua, atau aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas terdekat agar bisa ditangani dengan cepat sebelum meluas. Bersama TNI, mari kita jaga hutan kita agar tetap hijau dan pastikan langit kita tetap biru bebas asap,” pungkasnya.
Para siswa-siswi tampak sangat responsif mengikuti sesi materi dan tanya jawab. Edukasi interaktif yang diberikan memberikan pemahaman mendalam bagi para pelajar mengenai dampak hukum, kesehatan, serta ekologis dari bahaya Karhutla.
Seluruh rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Karhutla oleh Tim Satgas Mabes TNI di SMAN 1 Terusan Nunyai berakhir pada pukul 12.40 WIB dalam keadaan tertib, lancar, dan aman. (DL)