Berita & Informasi

Dandim 0411/KM Berikan Apresiasi Kepada Dua Anggotanya yang Telah Torehkan Prestasi Pada Kejuaraan Taekwondo Piala Pangkostrad Cup Tahun 2024

E-mail Cetak PDF

Media Center Kodim 0411/KM

Dandim 0411/KM Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman,S.I.P. didampingi Kasdim Mayor Inf Wawan Cahya Gunawan,S.H., Pasimin Mayor Inf Sapji, Pasiintel Kapten Czi Yatiman, Pasiops Kapten Inf Tri Yuli P. dan Pasilog Kapten Inf Hi. Gunawan memberikan apresiasi sekaligus memberikan piagam penghargaan kepada dua anggota Kodim 0411/KM yang sudah menyumbangkan prestasinya pada ajang Kejuaraan Taekwondo Piala Pangkostrad Cup Tahun 2024 yang digelar di Gelanggang Olahraga Ciracas, Kota Jakarta Timur, pada 9-12 Mei 2024 yang lalu bertempat di Ruang Transit Makodim 0411/KM Jl. Veteran No.53. Bd. 22 Kelurahan Hadimulyo Barat Kec. Metro Pusat, Kota Metro. Senin (20/05/24)

Kedua personel Kodim 0411/KM tersebut adalah Serda Muhammad Dafa Refikasa Babinsa Koramil 411-09/GB dan Prada Kevin Dilio Azhar Tamudi Eselon Pembantu Pimpinan Kodim 0411/KM yang berhasil menyumbangkan Medali Perak di Kelas Senior Under 58 Kg dan di Kelas Senior Under 68 Kg.

Dandim 0411/KM Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman,S.I.P. merasa bangga dikarenakan pada Kejuaraan yang dibuka langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa pada Kamis (9/5/2024) silam itu diikuti oleh 2904 Atlet, dengan rincian untuk Kategori Umum  2735 Atlet. Kyorugi Pemula 1759 Atlet, Kyorugi Prestasi 544 Atlet, Poomsae Pemula 331 Atlet dan Poomsae Prestasi 101 Atlet, serta untuk Kategori TNI/Polri Total 169 Atlet. Kyorugi Prestasi 148 Atlet dan Poomsae Prestasi  21 Atlet.



Dandim 0411/KM mengatakan bahwa prestasi yang telah dicapai tersebut merupakan bukti bahwa kerja keras dan semangat juang serta perhatian keluarga dan satuan sangat diperlukan. Dan yang terpenting adalah keberhasilan yang diraih dalam suatu pertandingan, tidak lepas dari proses latihan yang keras.

"Kodim 0411/KM akan terus mendukung dan memberikan sarana fasilitasi bagi para prajuritnya juga keluarga besar Kodim 0411/KM yang ingin selalu mengembangkan bakat dan kemampuan di berbagai bidang untuk meraih prestasi," ucap Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman,S.I.P.

Dandim 0411/KM mewakili seluruh keluarga besar Kodim 0411/KM mengucapkan selamat kepada Serda Muhammad Dafa Refikasa dan Prada Kevin Dilio Azhar atas prestasi yang sudah dicapai dan berharap semoga kedepannya bisa untuk lebih ditingkatkan kembali. (DL)

Wakili Dandim 0411/KM, Kasdim Bacakan Amanat Menkominfo Pada Upacara Harkitnas 2024

E-mail Cetak PDF

Media Center Kodim 0411/KM
 
Anggota Prajurit dan PNS Kodim 0411/KM melaksanakan Upacara Bendera Hari Kebangkitan Nasional ke - 116 Tahun 2024 yang bertema “Bangkit untuk Indonesia Emas” bertempat di Lapangan Apel Makodim 0411/KM, Jl. Veteran No.53. Bd. 22 Kelurahan Hadimulyo Barat Kec. Metro Pusat, Kota Metro. Senin (20/05/24)

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kasdim 0411/KM Mayor Inf Wawan Cahya Gunawan,S.H. mewakili Dandim Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman,S.I.P. dengan Perwira Upacara Kapten Czi Yatiman,S.H., Komandan Upacara Kapten Chb Muhammad Taufiek dan Pembawa Acara PNS Yuyun Surdiana.



Sementara itu peserta upacara selaku Danki I Peltu Eko Windiarto, Danki II Peltu Parmono, Danki III Pelda Joko Prastyo, Danki IV Letda Inf Yanedi serta Danki V dijabat oleh PNS Muhadi dengan pengamanan dan pengawasan Komandan Unit Inteldim 0411/KM Letda Inf Zainuri beserta anggota. 

Terlihat turut mengikuti jalannya upacara para Perwira Staf, Danramil Jajaran dan para anggota, PNS serta personel Babinsa Korramil 411-01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 09, 10, 11, 12, 13, 14, dan 411-15.



Pada kesempatan tersebut, Kasdim 0411/KM Mayor Inf Wawan Cahya Gunawan,S.H. membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-116 tahun 2024. 

Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air

Hari-hari ini kita dihadapkan pada suatu realitas yang terpampang terang yakni,kemajuan teknologi yang melesat cepat. Kita sudah memilih bukan hanya ikut-serta, tetapi lebih dari pada itu, menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia. Hari-hari ini hingga dua dekade ke depan merupakan momen krusial yang akan sangat menentukan langkah kita dalam mewujudkan itu semua.Refieksi  atas pilihan tersebut bisa kita rujuk dengan berkunjung kembali kepada gagasan awal menjadikan dan membentuk Indonesia. Bagaimana sejarah telah membentuk kebangsaan kita. Sejarah diperlukan bukan karena sensasi politiknya. Juga bukan sebagai sumber keteladanan nilai semata-mata. Tetapi pada percakapan terus menerus tentang kemajuan, kemanusiaan dan kesejahteraan. Keteladanan tidak harus diikatkan pada Masa lalu. Namun dapat dikaitkan dengan masa depan, yaitu pada ide-ide yang membuka ruang imajinasi peradaban.

Lebih dari seabad lalu, tepatnya pada 20 Mei 1908, lahir organisasi Boedi Oetomo, yang dimasa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hari berdirinya Boedi Otomo inilah yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.
Organisasi Boedi Oetomo bermula dari sejumlah dokter dan calon dokter di Batavia yang berkumpul mendirikan suatu organisasi modern. Banyak orang menaruh harapan pada organisasi ini dan menganggapnya sebagai motor penggerak gerakan kemerdekaan di tanah Hindia Belanda. Bahkan Van Deventer,seorang tokoh Politik Etis Belanda, menyatakan: "Sesuatu yang ajaib sedang terjadi, Insulinde molek yang sedang tidur,sudah terbangun".

Boedi Oetomo menjadi awal mula tempat orang belajar dan berdebat tentang banyak hal,seperti pentingnya pendidikan barat bagi rakyat Hindia Belanda serta penyebaran pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang Priayi atau bukan. Dari sana timbul pula pemikiran tentang pentingnya memperluas keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda.

Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air

Apa yang telah dirintis Boedi Otomo dilanjutkan oleh banyak organisasi lain yang muncul belakangan. Nasionalisme Jawa khas Boedi Oetomo diperluas menjadi nasionalisme yang mencakup keseluruhan orang-orang di Hindia Belanda. Pendidikan yang hanya ditujukan pada priayi Jawa diperluas menjadi pendidikan untuk seluruh rakyat Bumiputera. Perjuangan memajukan kebudayaan Jawa diperluas menjadi perjuangan politik mengusir penjajahan Belanda. Perluasan dari cita-cita yang telah ditumbuhkan oleh Boedi Oetomo mencapai titik puncaknya pada proklamasi kemerdekaan.

Sebelum Boedi Oetomo, adalah Kartini, perempuan dari kota kecil Jepara, yang mengawalilahim ya gagasan kemerdekaan, kebebasan, kesetaraan, keadilan, persaudaraan dan kemajuan, melalui tulisan-tulisannya yang tersiar ke penjuru dunia. Dialah yang menggodokasi pirasi-aspirasi kemajuan di Indonesia untuk pertama kali muncul sejak lebih dari seabad lalu. Di tangannya kemajuan itu dirumuskan, diperinci, dan diperjuangkan, untuk kemudian menjadi milik seluruh bangsa Indonesia. la sadar betul bahwa dalam zaman baru yang modern,peralatan paling mumpuni adalah pendidikan. Pendidikan adalah wahana untuk membebaskan manusia, sekaligus membebaskan bangsa dari belenggu penjajahan. Bagi Kartini, pendidikan merupakan jalan yang dapat menguak horizon dan peradaban baru bagi kaum Bumiputera.

Kartini merupakan pembaharu dalam menggagas sebuah imajinasi mengenai sebuah tatanan masyarakat yang merdeka, dan sebuah cita-cita ideal baru tentang bangsa yang lebih besar dibandingkan asal-usul sosialnya sendiri. Apa yang digagas Kartini telah jauh melampaui kisah hidupnya sendiri. Ia telah memberikan inspirasi penting bagi sumbu-sumbu kecil, yakni para kaum muda embrio bangsa, yang perlahan menjadi nyala berkobar yang kemudian kita kenal sebagai pergerakan kebangkitan nasional.
Embrio Indonesia lahir dari kemajuan modern dan pencerahan, dari kaum muda berpendidikan yang tidak kehilangan identitas ke-Indonesiaan nya. Embrio Indonesia lahir dari keragaman pikiran para Kaum Muda sebagai Embrio Bangsa. Di tangan kaum muda terdidik inilah cita-cita kemerdekaan dan kebebasan dirumuskan dan diperjuangkan. Alam kemerdekaan hanya bisa dicapai jika manusia setara dan bebas. Manusia yang bebas dan setara hanya dimungkinkan jika manusia tersebut terpelajar dan berpendidikan. Dari merekalah semangat kebangkitan nasional lahir. Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru.Pencetus cara berpikir baru. Semangat kebangkitan nasional merumuskan kemerdekaan sebagai wahana memperjuangkan kedaulatan dan kemuliaan manusia.

Apa yang digagas Boedi Oetomo, Kartini dan para embrio bangsa, kemudian dirumuskan Bung Karno sebagai Jembatan Emas. Kemerdekaan dibayangkan Bung Karno sebagai sebuah "jembatan emas" yang akan membawa bangsa Indonesia menikmati kehidupan sejahtera lahir dan batin di atas tanah sendiri. Bung Karno juga menekankan bahwa di ujung Jembatan Emas akan selalu ada kemungkinan yang dapat membawa Indonesia menuju kebaikan ataupun sebaliknya, yang dalam bahasa Bung Karno Bahagia Bersama atau Menangis Bersama. Di sinilah Bung Karno mengingatkan kita pentingnya momen agar kita mengambil keputusan yang tepat dan cermat untuk membawa kita pada jalan yang mengarah kepada kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia. (DL)

Babinsa Koramil 411-08/Rumbia Dampingi Tim Survey Investigasi Desain (SID) Cek Lokasi Oplah

E-mail Cetak PDF

Media Center Kodim 0411/KM

Guna membantu petani dalam mencapai swasembada pangan di wilayah binaan dan melaksanakan tugas pokok yang menjadi program Pemerintah Pusat, Babinsa Koramil 411-08/Rumbia Serda I Nyoman Wijaya turut serta mendampingi Tim Poligon Oplah Kampung Rantau Jaya Ilir Kec. Putra Rumbia Kabupaten Lamteng. Minggu (19/05/24)

Kegiatan yang dipimpin oleh Rahmat Putra beserta 2 anggota Survey Investigasi Desain (SID), Kepala BPP Kec. Putra Rumbia Rani, Penyuluh Pertanian Ida Bagus dan Murtilah serta para Ketua Pok Tani dan anggota.

Keberadaan Babinsa Koramil 411-08/Rumbia Serda I Nyoman Wijaya dalam pendampingan program pompanisasi dan oplah ini, menunjukkan betapa seriusnya komitmen yang dilaksanakan oleh TNI AD untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan nasional.

Menurut Danramil 08/RB Kapten Ctp Sujono, Pendampingan ini dilakukan oleh Babinsanya adalah untuk memastikan pengolahan lahan dan pompanisasi agar berjalan lancar tanpa kendala. 

“TNI AD dalam hal ini Babinsa Kodim 0411/KM akan selalu siap membantu petani dalam meningkatkan produksi pertanian. Salah satu bentuk bantuannya adalah dengan terjun langsung ke lokasi pompanisasi dan oplah serta melakukan pendampingan kepada petani di desa binaan seperti ini,” ujar Danramil. (DL)

Upacara Bendera Bulanan Mei 2024 Kodim 0411/KM

E-mail Cetak PDF

Media Center Kodim 0411/KM

Prajurit dan PNS Kodim 0411/KM melaksanakan Upacara Bendera Bulanan bertempat di Lapangan Apel Makodim 0411/KM, Jl. Veteran No. 53 Bd. 22 Kelurahan Hadimulyo Barat Kec. Metro Pusat, Kota Metro. Jumat (17/05/2024)

Selaku Irup Kasdim 0411/KM Mayor Inf Wawan Cahya Gunawan,SH., Danup Kapten Ctp Sujono Suratman, Paup Kapten Inf Gunawan, Pembaca UUD 1945 Serda Ebit, Pengucap Sapta Marga Serda Putra Setia Budi, Pembaca Panca Prastya Korpri PNS Edi Purwanto, Pengibar Bendera Anggota Provost dan Pembawa Acara PNS Yuyun Surdiana.


Sementara susunan peserta upacara terdiri dari Kelompok Perwira, Peleton I Anggota Staf Makodim dan Koramil Jajaran  01 s.d 07, Peleton II Anggota Koramil 08 s.d 15 dan Peleton III Bersenjata 2 (dua) orang perwakilan tiap-tiap Koramil jajaran serta Peleton IV Anggota Unit Intel dan PNS Kodim 0411/KM

Pada kesempatan tersebut Kasdim membacacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang isinya :

1. Para Perwira, Bintara, dan Tamtama serta segenap Pegawai Negeri Sipil, TNI Angkatan Darat yang saya cintai dan saya banggakan. Beberapa program kegiatan TNI AD yang perlu menjadi perhatian kedepan diantaranya, pembangunan rumah untuk prajurit yang pelaksanaannya harus diawasi dan dikontrol dengan ketat. Tingkatkan sistem manajemen pengawasan dan optimalkan pengawasan melekat untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan menghindari penyelewengan, karena pembangunan rumah untuk Prajurit merupakan kebutuhan dasar dan faktor penting dalam kesejahteraan prajurit yang mendukung keberhasilan tugas pokok TNI AD

2. Berkaitan dengan hal tersebut kita patut bersyukur, karena kita telah melewati pesta demokrasi akbar Indonesia tahun 2024 yakni pelaksanaan Pilpres dan Pileg serentak pada Februari lalu yang berjalan dengan lancar dan aman. Meskipun diwarnai dengan dinamika sosial yang sangat tinggi, tidak ada hal yang menonjol terkait keterlibatan TNI AD dalam kontestasi politik tersebut. Ini membuktikan bahwa segenap komponen TNI AD sadar dan menjujung tinggi Netralitas TNI dalam Pemilu serta melaksanakan tugas secara proporsional dan profesional.

3. Namun demikian, masih terdapat persoalan-persoalan yang memerlukan kewaspadaan kita untuk tetap mengawal dan membantu terjaganya stabilitas dan kehidupan sosial masyarakat yang kondusif di seluruh wilayah tanah air, seperti pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada bulan Oktober dan Pilkada serentak bulan November mendatang.

4. Terakhir, program unggulan TNI AD, seperti TNI Manunggal Air dan Ketahanan Pangan, merupakan inisiatif vital yang mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap prajurit dan PNS TNI AD untuk memahami dan berkolaborasi secara aktif dalam menyukseskan program ini. Kita harus memastikan bahwa setiap usaha yang kita lakukan memberikan dampak yang signifikan bagi bangsa, khususnya dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat di sekitar kita, membantu mereka menghadapi tantangan dengan solusi yang efektif dan berkelanjutan.

5. Demikian amanat yang dapat saya sampaikan. Saya mengajak semua prajurit untuk menjaga soliditas dan keharmonisan. Jangan biarkan ego sektoral mengganggu kerja sama yang telah kita bina. Semangat kekeluargaan harus senantiasa kita kedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas.



Usai pelaksanaan upacara kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan Randis Roda Dua maupun Roda Empat dan juga pengecekan urine (sidak) kepada prajurit dan PNS Kodim 0411/KM. (DL)

Wakili Danramil 411-06/SR, Peltu Marwoto Hadiri Gebyar Telenta Anak Raudatul Athfal

E-mail Cetak PDF

Media Center Kodim 0411/KM

Babinsa  Koramil 411-06/SR Peltu Marwoto mewakili Danramil dalam acara Gebyar Telenta Anak Raudatul Athfal yang digelar di Lapangan Merdeka Seputih Raman Kec. Seputih Raman Kab. Lampung Tengah dengan mengusung tema Tumbuh Kembangkan Generasi Emas Indonesia Dengan Nilai Agama dan Pancasila. Kamis (16/05/24)

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Kementrian Agama Kab. Lamteng diwakili Kasi Pendidikan Madrasah Kab. Lamteng Latif Khairin Bahri,S. Sos., M.Pd.I, Camat Seputih Raman diwakili Sekretaris Camat Abu Hurairoh, Kapolsek Seputih Raman diwakili Kanit Samapta Ipda Lorentinus, Kepala KUA Kec. Seputih Raman Drs. H. Haryanto, Ketua IGRA (Ikatan Guru Raudlotul Athfal) Kab. Lamteng Nurhidayati,S. Pd.I., Ketua  PC IGRA Kec. Seputih Raman dan Kotagajah ibu Kusnani, S.Pd.I, Kakam Rukti Harjo Ali Pujiono dan Bunda Paud se Kec. Seputih Raman  serta Kepala Sekolah RA Kec. Seputih Raman dan Kotagajah beserta dewan guru tersebut diriahkan pula dengan hadirnya para Peserta Gebyar Anak Talenta Raudhatul Athfal dan wali murid yang berasal dari 13 (tiga belas) Lembaga Raudhatul Athfal wilayah Kecamatan Seputih Raman dan Kotagajah sejumlah sekitar 800 orang.


Peltu Marwoto mengatakan bahwa di wilayah binaan Koramil 411-06/SR, Lembaga Raudhatul Athfal yang dibawah naungan pembinaan Kementrian agama ini merupakan lembaga pendidikan anak yang fokus pada pengembangan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang bertaqwa, mandiri, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi.

“Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu menuju kemajuan dan kemakmuran,” kutip Peltu Marwoto dari sambutan yang diucapkan oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kab. Lamteng Latif Khairin Bahri,S. Sos., M.Pd.I,

“Kami selaku aparatur Teritorial akan terus berkomitmen mendukung kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan juga akan terus mendampingi perkembangan pendidikan di wilayah binaan,” pungkasnya. (DL)

You are here: Home