Satuan Kodim 0411/Kota Metro berkomitmen mengawal dan mensukseskan kegiatan Video Conference (Vicon) Soft Launching sejumlah 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Mitra Produsen (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, pada Sabtu (16/05/2026).
Agenda strategis nasional berpusat di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur dan diikuti oleh seluruh Satuan Teritorial / Kewilayahan sampai pelosok negeri, termasuk Kodim 0411/KM yang secara interaktif mengikutinya di dua lokasi berbeda, yakni Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah.
Untuk wilayah Kota Metro, pemantauan virtual dilaksanakan di Jalan Pepaya No. 21D, RT. 37/RW. 12, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han)., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Korem 043/Gatam, dan Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P.
Hadirnya pucuk pimpinan Korem 043/Gatam dan Kodim 0411/KM di lokasi menegaskan komitmen kuat TNI AD dalam mengawal ketahanan pangan serta akselerasi ekonomi di daerah. Acara ini juga diikuti oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pdi., Waka Polres Metro Kompol Agung Ferdika, S.H., M.H., perwakilan Kajari Metro, Kadis Koperasi & UMKM, Kadis Sosial, serta unsur Camat, Lurah, dan pengurus inti KDKMP Yosomulyo yang dipimpin oleh Ammar Riyadi.
Sementara itu pada waktu yang bersamaan, jajaran di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, tepatnya di lokasi KDKMP Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar. Dandim 0411/KM diwakili oleh Kasdim Mayor Cke M. Taufiek bersama Danramil 411-11/TB Kapten Czi Yatiman, S.H., dan Kapolsek Terbanggi Besar AKP Dailami, S.H.
Kehadiran unsur TNI-Polri tersebut berkolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah yang dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Lamteng I Komang Koheri, S.E., M.Sos., Ketua DPRD Febriantoni, S.E., M.M., Dinas Pertanian (Sopan Musa, A.md.Kom., M.M.), Asisten 1 (Candra Puasati), Asisten 2 (Rusmadi), Staf Ahli Bupati (Zulpikar Irawan), Plt. Bappeda (Roni), Kadis Koperasi & UMKM (Yos Devera), Dinas PMK, Diskominfo, Kejaksaan, Camat, serta Kepala Kampung dari 5 kecamatan se-Lampung Tengah beserta seluruh anggota KDKMP setempat.

Dalam sambutan dan arahan yang disimak secara khidmat di seluruh penjuru tanah air, Presiden RI H. Prabowo Subianto menyampaikan rasa syukur atas karunia kedamaian yang melingkupi bangsa Indonesia di tengah dinamika konflik global. Presiden menegaskan bahwa operasionalisasi 1.061 koperasi secara serentak dalam kurun waktu pembangunan kurang dari 6 bulan (sejak November 2025) merupakan sebuah prestasi besar dan tonggak sejarah baru yang belum pernah ada sebelumnya.
“Kita mendirikan mulai dari konsep sampai terwujud kurang dari satu tahun. Ini adalah prestasi nyata bangsa Indonesia, lengkap dengan kesiapan gedung fisik, gudang, sistem, barang, hingga petugas yang bersinergi utuh di lapangan,” tegas Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden memaparkan bahwa program KDKMP ini berjalan beriringan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menembus angka capaian luar biasa, yakni 8,3 Miliar porsi per tanggal 15 Mei 2026. Melalui integrasi KDKMP, pemerintah berkomitmen kuat untuk mengamankan harga komoditas, menciptakan jutaan lapangan kerja baru, serta membangkitkan kedaulatan ekonomi daerah demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Peresmian operasional ini ditandai dengan penekanan tombol sirine simbolis oleh Presiden RI, dilanjutkan dengan dialog virtual bersama perwakilan pengurus KDKMP dari berbagai wilayah yang serentak melaporkan kesiapan infrastruktur komoditas lokal mereka dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Lima Poin Krusial Fondasi Ekonomi Pedesaan. Dalam arahannya, Presiden menjabarkan lima pilar utama yang menjadi misi esensial dari penguatan KDKMP ini, yaitu:
Fondasi Ekonomi Bangsa: Koperasi dibentuk dari bawah secara gotong royong sebagai wujud nyata perjuangan merebut kemerdekaan ekonomi, sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Menghapus Perantara: Koperasi diarahkan secara tegas untuk memangkas rantai pasok dan memberantas praktik tengkulak serta rentenir, agar petani, nelayan, dan masyarakat desa dapat menikmati harga yang adil.
Fasilitas Desa Modern: Koperasi didorong memiliki unit usaha esensial yang dekat dengan kebutuhan warga, mulai dari gerai sembako, outlet LPG 3 kg, klinik/apotek desa, gudang penyimpanan (cold storage), hingga pabrik lokal.
Kemajuan Berkelanjutan: Menjadikan koperasi sebagai wajah baru ekonomi pedesaan yang efektif, produktif, dan melek digital untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru secara merata.
Integrasi Program Nasional: Keberhasilan KDKMP berjalan selaras dengan kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membawa dampak masif bagi kesejahteraan dan kemajuan ekonomi nasional.
Pada kesempatan tersebut, terlihat Kodim 0411/KM berkolaborasi bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Pemkot Metro dan Pemkab Lamteng menggelar Bazar Murah sembako kepada masyarakat dan disambut antusias oleh warga sekitar.
Usai mengikuti jalannya Vicon, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa jajaran TNI di tingkat kewilayahan, khususnya para Babinsa Kodim-kodim jajaran Korem 043/Gatam, akan dikerahkan sepenuhnya untuk mendampingi, mengawal, dan memastikan operasional seluruh titik KDKMP di wilayah teritorial agar berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran demi kesejahteraan rakyat.
Kegiatan virtual yang berlangsung interaktif serta kondusif di dua titik wilayah Kodim 0411/KM tersebut berakhir pada pukul 13.00 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan lancar. (DL)